Menanti seekor capung

DragonflyKemarin malam saya menunggu hitungan mundur menuju jam peluncuran Opera Dragonfly. Ketika hitungan mencapai angka 59 menit (paling tidak, itulah angka yang saya lihat terakhir kali) saya ketiduran dan baru bangun 2-3 jam kemudian. Segera saya ke TKP dan menemukan Opera Dragonfly sudah tersedia untuk didownload.

Setelah saya download segara saya coba. Pertama hanya muncul halaman blank, ternyata semi client-server application. Jadi nantinya kita ga perlu download versi terbaru setiap saat, melainkan otomatis ter-update sendiri Opera Dragonfly-nya. Namun jangan kuwatir, aplikasi ini tidak terus-terusan online sehingga data di komputer tidak tersebar kemana-mana. Aplikasi ini bisa dijalankan secara offline kok.

Kesan pertama masih sedikit bingung dengan interface-nya. Selidik sana selidik sini, ternyata begini ternyata begitu. Belum sebagus Firebug di Firefox, namanya juga masih Alpha 😀

15 thoughts on “Menanti seekor capung

  1. kemaren sore, saya juga pengen ngunduh. tapi keburu habis jam kantor
    hihihi
    ndak jadi deh, hari ini mau nerusin ah
    😀

  2. mau nyoba tapi bingung…

    Ndal, kowe rak dateng mangan2,.. situ wajib dateng sebagai bala tentara coding,..

    thanks a lot buat kemarin Bro,..
    sekarang bisa dipajang juara nya,..
    dan sekalian ikut submitan anak2 CA nya hihihi

  3. mas, sandal di bagian kanan itu bisa didonlut versi rilisnya ga? lumayan buat ke kamar mandi.e di sini perlu tag OOT ga?

  4. hehe saya juga suka Opera dan Zenwalk cuma baru sebatas pengguna.

    BTW Dragonfly itu buat apa sih fungsinya?

    Opera enak, bisa nyimpen ke format .mht

Leave a Reply