Yeni Setiawan


Tactical Tailor: Removable Operator Pack

27 August 2014 12:27:33 WIB, under category Reviews

Akhir bulan puasa kemarin, akhirnya salah satu barang yang masuk dalam wish list akhirnya terwujud menjadi kenyataan. Barang tersebut adalah sebuah backpack buatan Tactical Tailor, seri Removable Operator Pack.

Tactical Tailor Removable Operator Pack in action

Untuk sekedar diketahui, Tactical Tailor adalah perusahaan pembuat apparel dan perlengkapan militer yang digawangi oleh almarhum Logan D. Coffey yang berawal dari ketidakpuasan-nya terhadap perlengkapan militer yang diberikan oleh pemerintah.

Logan membawa dua mesin jahit besar ke dalam baraknya untuk memodifikasi perlengkapan militer jatah negara agar sesuai dengan kebutuhannya di lapangan.

(more…)


Fusion

16 August 2014 10:04:01 WIB, under category Blog News

fusion

Setelah sebelumnya menggunakan 2 domain berbeda, yaitu sandalian.net untuk blog berbahasa Indonesia dan sandalian.com untuk blog berbahasa Inggris, akhirnya saya memutuskan untuk menggabungkan kedua blog tersebut menjadi satu di sandalian.com agar lebih terurus :D

Dan sebagai bahan tambahan tulisan di blog, saya akan mulai menuliskan review beberapa barang yang saya kumpulkan, terutama senter dan pisau. Tujuannya sih agar saya lebih mengenali barang-barang tersebut (karena harus melakukan riset dulu untuk memperkaya tulisan) dan juga sebagai dokumentasi.

Ditunggu yaa! :D


Mengunjungi markas Opera di Polandia

14 July 2014 12:51:10 WIB, under category Opera

00-wroclaw

Bulan Mei kemarin, saya diajak oleh Mbak-Mbak dari Opera Indonesia untuk mengunjungi kantor pembuat browser favorit saya, Opera, di Polandia. Opera Software adalah perusahaan yang berbasis di Oslo, Norwegia, sedangkan di Polandia ini adalah kantor terbesar kedua dan sebagian besar pengembang browser untuk desktop berada di sini.

Perjalanan kami tempuh selama hampir 20 jam dari Jakarta ke Warsawa, setelah sebelumnya transit di Dubai, kemudian dilanjutkan dengan pesawat baling-baling bambu selama 1 jam menuju Kota Wroclaw, kota tempat kantor Opera Software di Polandia berada.

(more…)


Anda menghitung dari telunjuk atau jempol?

30 May 2014 12:12:34 WIB, under category Daily,Opera

Saat menghitung angka 1 sampai 5 menggunakan jari, Anda memulai dengan jempol, telunjuk, atau kelingking?

road sign near rynek, Wroclaw

Saat berkunjung ke kota Wroclaw seminggu yang lalu, saya baru menyadari adanya perbedaan cara menghitung menggunakan jari.

Saat mbak waitress berwajah tipikal Rusia dengan kostum maid menghitung pesanan kami di sebuah bar, dia selalu mulai dari jempol tangan kiri sebagai angka satu. Untuk angka tiga, mbak waitress yang mungil (untuk ukuran bule) tersebut menggunakan jari jempol, telunjuk, dan jari tengah.

Begitu juga saat mampir ke sebuah warung di dalam mall setelah kecapekan jalan-jalan keliling separuh kota Wroclaw, mbak waitres juga menghitung pesanan dimulai dari jari jempol. Mbaknya “lucu-lucu”, sumpah! #eh

Saat kembali ke Indonesia, rasa penasaran tersebut kembali muncul dan iseng-iseng saya melakukan riset di Google, ketemulah halaman The Guardian ini.

Menurut artikel tersebut, umumnya orang Eropa akan menghitung dengan tangan terkepal dan dimulai dari jari jempol pada tangan kiri untuk angka satu. Sedangkan untuk orang Timur Tengah, mereka umumnya menghitung dengan tangan terkepal dan dimulai dari jari kelingking di tangan kiri.

Kemudian orang Cina dan Amerika Utara umumnya menghitung dengan posisi tangan terkepal dan dimulai dari jari telunjuk. Hal ini sepertinya mirip dengan yang lazim digunakan di Indonesia.

Yang agak berbeda adalah di Jepang, mereka menghitung dengan tangan terbuka dan dimulai dengan menutup jari kelingking dan dilanjutkan dengan menutup jari-jari di sebelahnya.

Masih menurut artikel di atas, katanya proses menghitung dengan jari ini mempengaruhi cara manusia berpikir lho.

 


Pengalaman ikut gathering klub survival

23 April 2014 12:02:30 WIB, under category Sejarah Keren

All my bags are packed

Saat ini, siapa saja bisa mengalami keadaan yang mengharuskan untuk bertahan hidup dengan segala cara yang biasa disebut dengan istilah survival. Tak hanya pendaki gunung atau penjelajah hutan lho, penumpang pesawat juga harus siap dengan resiko “hilang” di antah-berantah.

Dari kacamata itulah maka pada long weekend tanggal 29, 30, dan 31 Maret kemarin saya memanfaatkan hari libur tersebut untuk bergabung dalam acara gathering suatu klub survival yang saya temukan di Facebook. Acara dilangsungkan selama 3 hari dan 2 malam di lereng Gunung Merapi.
(more…)


How to choose your first dog

21 March 2014 11:54:58 WIB, under category Reviews

dog

Dogs are human’s best friend. Smart, friendly, and capable to perform various task after some trainings. For that reasons, everybody should have a dog in house. But how to get your first dog?

If you’re living in Australia, you can visit www.Doggish.com.au, a website where you can select your future dog(s) and filter your favor by location, breeds, and price range. You can also search by specific gender too!

Not only selling dogs, they also provide a list of dog breeders and other dog related-services such as dog foods, grooming supplies, dog saloons, also burial and crematory. It’s like one stop shopping for all your dog needs.


Mengenal apa itu deep web

19 March 2014 13:42:21 WIB, under category Daily

Beberapa hari yang lalu, Jeng Detnot tiba-tiba nge-YM saya dan nanya tentang deep web dan surface web. Setelah googling bentar untuk nyari tahu konteks pertanyaannya, akhirnya bisa sedikit menjawab pertanyaan ybs :D

Ilustrasi deep web
Gambar ngambil dari http://www.legaltechnology.com

Dan mungkin the law of attraction sedang berlaku, beberapa hari ini topik deep web tersebut sering nongol di sekitar saya. Baik itu tweet di timeline Twitter atau di artikel-artikel online yang saya baca. Jadi tak ada salahnya jika saya membuat rangkuman mengenai apa itu deep web serta penjelasan manfaat dan mudharatnya.

Bakal agak panjang, klik read more dulu deh ya :)
(more…)


Nonton Java Jazz 2014 – Part 1

05 March 2014 17:29:11 WIB, under category Daily

Sekitar 3 minggu yang lalu, Puan Peri mengatakan bahwa Jamie Cullum akan tampil di Java Jazz tahun ini dan dia pengen nonton. Setelah agak berpikir, akhirnya saya iyakan permintaannya untuk menonton Java Jazz karena tampangnya yang memelas melebihi melasnya anak-anak jalanan yang biasa nawarin jasa ngelap motor.

Besoknya kami susun beberapa rencana mengingat perjalanan dari Jogja ke Jakarta tentu akan membutuhkan banyak persiapan, apalagi sekarang sudah ada Lumen. Belum lagi urusan pembelian tiket show yang nominalnya cukup lumayan. 2 x 500 ribu untuk tiket masuk dan 2 x 250 ribu untuk tiket Jamie Cullum (special show).

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Seorang teman memberitahu bahwa ada kuis di Facebook yang berhadiah sepasang tiket Java Jazz dan pesertanya belum terlalu banyak. Pada menit-menit terakhir, saya mengirimkan foto ini sebagai syarat lomba, yaitu meniru artis jazz favorit :D

(more…)


SSD versi kere

24 February 2014 02:15:36 WIB, under category Komputer

Sebelumnya saya pernah menulis tentang penggunaan kartu compact flash (CF) yang biasa digunakan di beberapa kamera, sebagai SSD versi kere (Poorman’s SSD).

SSD-SSDan menggunakan Compact Flash

Intinya adalah menggunakan CF card sebagai pengganti harddisk di komputer/laptop. Apa saja keuntungannya? Antara lain kayak gini:

  • Murah
  • Alternatif pengganti harddisk lama (IDE) yang susah didapat
  • Keren

Lalu apa kerugiannya? Enggak ada :D

Well, akhirnya setelah terlantar berbulan-bulan (apa tahun ya?) laptop tua saya bisa hidup lagi menggunakan OS Zenwalk 7.4 yang baru rilis kemarin. Space di CF hanya 4 GB dan terbaca 3.8 GB, ternyata cukup untuk instalasi Zenwalk. 3,6 GB untuk instalasi OS dan 0.2 GB untuk swap.

Awalnya sempat menemukan tampilan ala mimpi buruk sysadmin sih:

Kernel Panic

Gara-garanya adalah karena saya instal Linux melalui laptop lain dan CF terbaca sebagai sdb1. Saat dipindah ke laptop tua, CF terbaca sebagai sda1 dan lilo mencari sdb1 untuk booting. Bingung deh, makanya jadi panik gitu.

Akhirnya ketemu solusi jitu. Yaitu instal Linux dulu di Virtual Box di drive utama (sda1) dan kemudian gunakan perintah dd untuk copy seluruh isi harddisk (sda1) ke CF. Mirip-mirip nge-ghost gitu.


Menengok ke belakang

05 February 2014 12:30:01 WIB, under category Daily

Tadi lihat link dari Ndorokakung, sebuah halaman di Facebook yang “memaksa” kita melihat sekilas ke belakang. Namanya Facebook Lookback.

Sesuai namanya, Lookback ini menampilkan kilasan peristiwa yang kita upload ke Facebook. Foto-foto dan momen yang pernah kita share ditampilkan dalam bentuk video yang menarik, pake musik-musik segala :D

Dari situ saya baru nyadar ternyata saya gabung Facebook tahun 2007, lalu foto yang saya upload pertama adalah foto seusai naik Gunung Merbabu bareng Pengki dan Kepiting ini:

turun dari gunung merbabu

Btw, mobil pickup di belakang itu, dipake ngangkut 20 orang termasuk tas-tas carrier yang segede kaiju dan jaeger (sudah bukan jamannya gaban lagi) lho.

Daaan.. foto yang saya bagikan di Facebook dan paling banyak di-like adalah…

Foto pertama Lumen

Foto saat Lumen baru lahir, salah satu momen paling membahagiakan dalam hidup saya :)

Buruan buka Facebook Lookback, Anda mungkin akan terharu, tertawa geli, atau bahkan mimbik-mimbik menahan air mata hehe.


Older Posts »