Bahwa sebenarnya wijen tidak ditempel satu per satu di permukaan onde-onde, melainkan onde-onde yang digelindingkan di hamparan wijen, saya telah mengetahuinya.
Yang saya tidak tahu sebelumnya adalah bahwa isian onde-onde dibuat terlebih dahulu. Kacang hijau yang telah dikupas, dihaluskan, dan diolah, selanjutnya dibuat butiran-butiran seperti membuat bakso.
Kemudian butiran-butiran isi onde-onde tersebut dimasukkan ke dalam kulkas semalaman agar mengeras sehingga tidak hancur saat dibalut dengan kulitnya.
Esoknya, isian onde-onde dibalut dengan adonan kulit, digulingkan ke hamparan wijen, baru kemudian digoreng.
Saya lupa memotret onde-onde yang fresh dari penggorengan. Tampilannya terlihat lebih menggoda daripada setelah dibungkus plastik seperti pada gambar di atas.
Jaman kecil dulu saya menjumpai onde-onde dengan isian kacang merah yang diolah lengkap dengan kulitnya. Saya belum pernah ketemu lagi onde-onde dengan isian kacang merah hingga saat ini.
q.thrynx
Gak mbahas onde-onde yg enak itu yg jumlah wijennya ganjil?
Yeni Setiawan
Sing kuwi sudah terlalu mainstream, Mas