Anda menghitung dari telunjuk atau jempol?

May 30, 2014 | Daily, Opera | , , , ,

Saat menghitung angka 1 sampai 5 menggunakan jari, Anda memulai dengan jempol, telunjuk, atau kelingking?

road sign near rynek, Wroclaw

Saat berkunjung ke kota Wroclaw seminggu yang lalu, saya baru menyadari adanya perbedaan cara menghitung menggunakan jari.

Saat mbak waitress berwajah tipikal Rusia dengan kostum maid menghitung pesanan kami di sebuah bar, dia selalu mulai dari jempol tangan kiri sebagai angka satu. Untuk angka tiga, mbak waitress yang mungil (untuk ukuran bule) tersebut menggunakan jari jempol, telunjuk, dan jari tengah.

Begitu juga saat mampir ke sebuah warung di dalam mall setelah kecapekan jalan-jalan keliling separuh kota Wroclaw, mbak waitres juga menghitung pesanan dimulai dari jari jempol. Mbaknya “lucu-lucu”, sumpah! #eh

Saat kembali ke Indonesia, rasa penasaran tersebut kembali muncul dan iseng-iseng saya melakukan riset di Google, ketemulah halaman The Guardian ini.

Menurut artikel tersebut, umumnya orang Eropa akan menghitung dengan tangan terkepal dan dimulai dari jari jempol pada tangan kiri untuk angka satu. Sedangkan untuk orang Timur Tengah, mereka umumnya menghitung dengan tangan terkepal dan dimulai dari jari kelingking di tangan kiri.

Kemudian orang Cina dan Amerika Utara umumnya menghitung dengan posisi tangan terkepal dan dimulai dari jari telunjuk. Hal ini sepertinya mirip dengan yang lazim digunakan di Indonesia.

Yang agak berbeda adalah di Jepang, mereka menghitung dengan tangan terbuka dan dimulai dengan menutup jari kelingking dan dilanjutkan dengan menutup jari-jari di sebelahnya.

Masih menurut artikel di atas, katanya proses menghitung dengan jari ini mempengaruhi cara manusia berpikir lho.

 

5 comments

This post has 5 comments, amazing!

  1. christin 30/05/2014 at 13:09

    eh korelasinya dengan cara berpikir gimana? *males buka link*

    aku ngitung pake cara eropa, btw. pake cara terkepal dengan telunjuk sebagai yg pertama rasanya aneh. kayak mau nunjuk2 gitu.

    pertamax :p

  2. sandalian 30/05/2014 at 13:45

    @Christin:
    paragraf terakhir itu kan emang buat mancing agar baca artikelnya langsuung :))

  3. Q-thrynx 31/05/2014 at 12:49

    wah bar ko luar negeri oleh-olehe mung ngitung nganggo driji? :))

  4. detnot 07/06/2014 at 11:23

    mulai berhitung dengan jempol

    biar kiatan bule :cool:

  5. Adham Somantrie 10/06/2014 at 09:12

    Coba nonton Inglorious Bastards, di situ ketauan ada penyusup Nazi hanya dari cara dia menghitung dengan jari. Langsung tembak di tempat.

 

Leave a comment

Allowed tags are: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>