Belahan Jiwa

Kabarnya, konon pada masa dewa-dewi Yunani, ada seorang dewa yang sedang marah di kahyangan. Dalam puncak kemarahan itulah dia menggebrak meja sehingga menimbulkan suara yang sangat keras. Suara tersebut sampai ke bumi dalam wujud halilintar dengan kilatan cahaya yang menyilaukan dan suara yang menggelegar sehingga menggetkan seluruh manusia yang ada.

Sedemikian kerasnya, badan manusia sampai terbelah dua dan masing-masing melarikan diri mencari selamat dari kemarahan sang dewa..

Tahun berlalu dan belahan-belahan manusia tersebut hidup dalam kesendirian. Masing-masing mereka berkelana untuk mencari belahan jiwa dan badannya di masa lalu agar hidup mereka serasa lengkap. Beberapa menemukan, beberapa masih tetap mencari.

Lalu sampailah kepada jaman di mana saya hidup, dan proses pencarian tentu saja masih berjalan. Tapi dalam suatu kontemplasi saya menemukan hal yang mengusik pikiran..

Apa iya badan saya di jaman dewa-dewa Yunani itu cuma terbelah menjadi dua? Bagaimana kalau ternyata saya di masa itu terbelah menjadi tiga, empat atau malah lima pecahan? Bagaimana jika lebih dari itu?

30 thoughts on “Belahan Jiwa

  1. berarti ada lebih dari lima nyonya? belahan jiwa jeng.. ;))
    dan semuanya saling mencari ?

  2. trus kalo belahannya ternyata terperangkap di jaman lain gimana? berarti boleh pake belahan orang lain ya? 😀

  3. Saat badan dewa terbelah mjd banyak, pasti ada bagian yg tdk membelah dgn sama, alias menjadi kepingan.
    Jd ketika qt btemu seseorang yg qt kira belahan jiwa,lalu tnyt bukan, itu berarti bkn kepingan yg pas dgn retakan kita. tp itu kepingan dr saudara (belahan) kita yg laen. Itu akan terus terjadi ampe kita ktemu retakan yg pas. Jd bukan pny byk belahan jiwa, tp sapa suruh dewanya pecah berkeping2… :p~~

  4. 1. apakah mereka selalu terbagi menjadi 2 bagian ?
    2. apakah belahan itu selalu berlainan jenis kang ??

  5. iya, ada yang rancu disini…

    apa ya mungkin, seorang laki laki terbelah menjadi beberapa bagian : wanita, lelaki, dan bayut…

    aneh…

  6. celakanya, andai belahan jiwa itu ringsek, tak bisa dikenali…. apa ga lebih celaka itu 🙂

  7. \”Bagaimana jika lebih dari itu?\”johh? darifada ngrasa ndak utuh, ya demi kemaslahatan ummat bersama, kenapa tidak untuk diambil semua? :evi:

  8. ceritanya mirip asal mula ujan dik, dewa dewa di kayangan dolanan mercon,
    mak jeder, dewi dewi kaget terus kencing deh..krucuk2 itulah hujan, nah hubungan nya dengan belahan jiwa adalah karena merconya di ganti dinamit, jadinya dewa2 dan dewi2 mbrodol usus’e ambyar jatuh ke bumi, menjadi : laki2, cewek2, bencong2, homo2…
    kira2 manakah garwo (sigaring nyowo=belahan jiwa) kita ??? kekekekk

  9. Jadi Yen, singkat aja…

    Kapan kawin? Apa gak capek ngelajang gituh?

    *stater mio*

  10. soulmates are made, not found. cuma pikiran romantik heroik aja yang nge-brainwash benak-benak orang seluruh dunia dengan konsep mencari belahan biji yang hilang.

    BAH!

    LEGALKAN POLIANDRI!!!

  11. mitologi asal usul soulmate… beruntunglah mereka yang terbelah menjadi lebih dari dua, karena dia “diizinkan” untuk poligami atau poliandri.

    oiya, komen terakhirmu di blog-ku ashely kuereeen banget… tuhan yang mengerdilkan diri… someday i’ll write about it. i will. TQ.

  12. hummpphh..
    bagaimana jika banyak yang mengaku ngaku jadi pecahan sayah?
    gimana caranya ngerti pecahan yang bener..?? 😀

Leave a Reply