Cara Menghindari Powerbank Abal-Abal

Powerbank nampaknya telah menjadi budaya baru di Indonesia berkat menjamurnya pemakaian smartphone. Saat saya berkesempatan mengunjungi kantor Opera sekitar satu tahun yang lalu, beberapa karyawan Opera yang berbincang dengan kami nampak heran dan bertanya tentang “barang asing” yang hampir selalu kami bawa bersamaan dengan smartphone kami.
Namun akhir-akhir ini semakin banyak beredar powerbank abal-abal. Dari mulai penulisan kapasitas mAh yang bombastis, pembajakan merek, hingga penambahan material lain seperti batu dan pasir di dalam powerbank untuk menambah bobotnya agar terasa mantab saat dipegang.
Beberapa waktu terakhir saya membaca beberapa tulisan tentang kekecewaan setelah membeli powerbank, seperti yang dialami Kang Kombor dan lainnya. Bagaimana cara membedakan antara powerbank abal-abal dengan yang beneran bagus?
Berikut ini beberapa tips yang bisa kita jadikan acuan saat membeli powerbank agar tidak tertipu:
Lihat Ukuran Fisik Powerbank
Powerbank dengan harga terjangkau biasanya menggunakan batere lithium ion ukuran 18650. Batere ini diameternya 18 mm dan panjangnya 650 65 mm, biasanya digunakan untuk jeroan batere laptop dan mempunyai kapasitas antara 1.500-3.300 mAh.
Di pasaran, batere 18650 dengan kapasitas 3.000+ mAh harganya sekitar 150-300 ribu rupiah per biji, jadi yang paling banyak digunakan di dalam powerbank adalah batere dengan kapasitas 2000-an mAh yang harganya sekitar 20-100 ribu rupiah per biji.
Lihat ilustrasi berikut ini:

Sumber gambar: GoughLui, saya edit untuk menambahkan ukuran kira-kira. Tinggi seharusnya tertulis 65 mm, bukan 650.
Misalnya ada powerbank yang mencantumkan kapasitas 12.000 mAh dan lebar badan powerbank hanya sekitar 6-7 cm (muat 3 batere ukuran 18650) maka layak dicurigai. Bahkan jika menggunakan 3 batere dengan kapasitas 3300 mAh pun –yang harganya mahal– total kapasitasnya masih sedikit di bawah 10.000 mAh.
Atau jika ukuran fisik powerbank masuk akal namun harganya terlalu murah, juga patut dicurigai karena siapa tahu berisi pasir, batu, atau material bangunan lainnya 😀
Lihat Tata Bahasa Kemasan Powerbank
Agar powerbank abal-abal laku dijual, pembuatnya akan membajak merek-merek terkenal agar lebih meyakinkan. Kualitas grafis pada kemasan powerbank abal-abal banyak yang mengagumkan namun ada satu hal yang nampaknya sulit mereka lakukan: menulis dengan baik dan benar.
Kebanyakan powerbank abal-abal menggunakan copywriting abal-abal juga pada kemasannya. Mungkin copy-paste ngasal, terjemahan dari Google Translate, atau entahlah.
Gambar berikut ini contohnya. Meskipun ini foto kemasan batere smartphone, kesalahan yang sama juga banyak dilakukan oleh pemalsu powerbank.

Sumber gambar: GoughLui, tanpa diedit.
Apa yang salah pada foto di atas?
Perhatikan pada baris kedua, ada kata yang seharusnya tertulis “unless” namun tercetak “uniess“. Perusahaan sebesar Samsung tentu saja tidak akan membiarkan hal seperti ini terjadi, sedangkan pembuat powerbank abal-abal akan membiarkan hal-hal seperti ini. Entah mereka tahu atau tidak.
Penutup
Jika Anda tidak terlalu menguasai Bahasa Inggris, saya menyarankan untuk mengikuti panduan pertama yaitu memperkirakan ukuran fisik powerbank berdasar kapasitas mAh. Meskipun tidak selalu benar (misalnya pada powerbank yang menggunakan batere lithium-ion kotak) namun cara tersebut kebanyakan sukses untuk menghindari powerbank abal-abal.
Terakhir, don’t be greedy. Tidak ada barang bagus dengan harga terlalu murah. Barang bagus dan murah kadang memang ada, tapi tetap masih masuk akal dan tidak terlalu murah.
You may also like
9 comments
Leave a ReplyCancel reply
Archives
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- November 2023
- January 2023
- October 2022
- August 2022
- April 2022
- March 2022
- January 2022
- July 2021
- October 2020
- August 2020
- June 2020
- January 2020
- November 2019
- July 2019
- December 2018
- October 2018
- September 2018
- August 2018
- May 2018
- March 2018
- February 2018
- December 2017
- September 2017
- June 2017
- March 2017
- February 2017
- January 2017
- December 2016
- November 2016
- October 2016
- August 2016
- July 2016
- June 2016
- May 2016
- April 2016
- March 2016
- February 2016
- January 2016
- December 2015
- November 2015
- October 2015
- September 2015
- August 2015
- July 2015
- June 2015
- April 2015
- March 2015
- February 2015
- January 2015
- December 2014
- November 2014
- October 2014
- September 2014
- August 2014
- July 2014
- May 2014
- April 2014
- March 2014
- February 2014
- November 2013
- October 2013
- September 2013
- July 2013
- June 2013
- January 2013
- December 2012
- June 2012
- May 2012
- April 2012
- March 2012
- February 2012
- January 2012
- December 2011
- November 2011
- October 2011
- September 2011
- August 2011
- July 2011
- June 2011
- May 2011
- April 2011
- March 2011
- February 2011
- January 2011
- December 2010
- November 2010
- October 2010
- September 2010
- August 2010
- July 2010
- June 2010
- May 2010
- April 2010
- March 2010
- February 2010
- January 2010
- December 2009
- November 2009
- October 2009
- September 2009
- August 2009
- July 2009
- June 2009
- May 2009
- April 2009
- March 2009
- February 2009
- January 2009
- December 2008
- November 2008
- October 2008
- September 2008
- August 2008
- July 2008
- June 2008
- May 2008
- April 2008
- March 2008
- February 2008
- January 2008
- December 2007
- November 2007
- October 2007
- September 2007
- August 2007
- July 2007
- June 2007
- May 2007
- March 2007
- February 2007
- January 2007
- December 2006
- November 2006
- October 2006
- June 2006
- March 2006
Calendar
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 |
| 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 |
| 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 |
| 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 |
| 29 | 30 | |||||
Dalam bus sering tuh ada yang jual powerbank murah tapi gak meriah.
Soal bahasa memang itu salah satu ciri barang ngaco. Saya menduga mereka mengetik manual atau memperbaiki hasil pemindaian. Karena bukan bahasanya, dan gak pakai pemeriksa ejaan, padahal mereka kurang akrab dengn aksara latin, maka ada saja typo error. Kalo kita bikin kemasan dengan teks aksara Cina/Jepang/Arab mungkin juga akan melakukan kesalahan serupa.
Aku masih gak bisa bedain sampe sekarang. Kemaren beli yg merknya lumayan di jaknot, tp pas dipake ngecas gak beres. Entah merk powerbanknya atau si satuannya yg emang eror defect gitu. Padahal harganya lumayan mahal. *sigh*
aku punya power bank 5000 mA, dipakai charging batere 1500 mA hanya cukup dua kali
saya pernah beli brand coolermaster & alfalink (keduanya beli di gramed), 1-2 thn ini memuaskan aja sih.
menurut saya, power bank abal-abal udah ada di pasaran. bahkan saya pernah beli sendiri di toko eceran ternyata kalau ukurannya kecil nggak kuat juga dan menyesal
Kebanyakan jiplak merk terkenal 😀
Tulisan 10000 mAh tapi isi gak sampek segitu
so berhati-hatilah jika membeli PB
Daripada akhirnya harus kecewa dapat yg abal-abal, saya lebih memilih membeli konsol dan baterainya secara terpisah. Kita bebas untuk upgrade kapasitasnya tergantung baterai yang dipasangnya.
Atau juga dengan memanfaatkan aki/ baterai bekas yang dihubungkan dengan dc step down 5v. Dijamin tahan lama dan awet.
Gan, mau tanya y
Singkat cerita aku habis beli PB baru merk hame P45 10.000 mAh nah itu pas indikator tinggal 27% dia ga bisa dipake lg trus cuma butuh -+3 jam PBnya aku cas dan penuh lg 100%
3 jam = 10 000mAh kok kayaknya ga wajar ya, mohon pencerahan