Menanam Mint

September 10, 2013 | Daily | , , , , ,

Bulan puasa kemarin, saya iseng baca-baca artikel cara menanam mint di rumah. Saya ingin menanam mint karena saya suka mencampur daun mint di minuman –misalnya teh atau mojito– namun malas membeli di swalayan karena terlalu banyak dan akhirnya banyak yang terbuang. Dari artikel tersebut, bibit mint katanya bisa dari daun mint apa saja, bahkan dari daun yang dibeli di swalayan.

Pada akhir-akhir bulan puasa, kebetulan ada acara ngumpul-ngumpul di suatu warung makan dan menu yang saya pesan ada garnish berupa setangkai daun mint. Segera saja daun tersebut saya bungkus tisu dan masuk ke dalam saku. Sampai rumah, daunnya saya pritili hingga tinggal dua lembar di ujung saja, lalu ujung batangnya saya masukkan ke dalam botol agar terendam air. Saya buatkan dudukan dari kawat agar batang mint tersebut tidak nyemplung ke dalam botol.

Setelah 3-4 hari, akhirnya keluar akar dari ujung batang mint tersebut!

bibit mint

Masalah selanjutnya adalah mencari pot dan media tanam untuk kelangsungan hidup baby mint ini. Sementara masih memilah informasi mengenai metode penumbuhan, apakah akan menggunakan media tanah atau air (biasa disebut hidroponik)?

No comment

This post has no comments, you can be the first!

 

Leave a comment

Allowed tags are: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>