sandalian.com

Catatan Bapak Muda Berbahaya

Untuk Digunakan, Bukan Dipajang

Sebagai penggemar alat potong, saya paling menikmati saat-saat memanfaatkan alat potong yang saya miliki sebagaimana mestinya: untuk memotong. Selain saat memotong, hal lain yang saya sukai adalah saat membersihkan dan mengasahnya.

Mini Kukri

Seperti siang tadi, membersihkan semak-semak di depan rumah menggunakan kukri buatan Nepal, kiriman dari seorang teman yang menamakan dirinya  Hommer J. Simpson, dua tahun yang lalu.

Next Post

Previous Post

12 Comments

  1. sempak 27/12/2011

    halaman depan rumah saya sekalian mas…

  2. Yeni Setiawan 27/12/2011 — Post Author

    @sempak
    sekalian sunat mboten mas?

  3. goop 28/12/2011

    njenengan ngasah pakai apa?
    saya masih pakai wungkal hahaha
    ditunggu postingannya soal ngasah bendo :p

  4. si Mas Ganteng 28/12/2011

    kukri itu bukannya senjata pasukan/tentara Gurkha yak?

  5. Yeni Setiawan 28/12/2011 — Post Author

    @Goop
    Sama Uncle, saya juga menggunakan wungkal kok. Kalau untuk pisau dapur, cukup pakai amplas grid 1000 dengan alas mouse pad. Kapan-kapan saya coba tulis panduannya, kalau ingat 😀

    @Mas Ganteng
    Iya mas. “Alat potong” khas Nepal dan digunakan sebagai senjata khas pasukan Ghurka. Kalau di rumah sih dipake bersih-bersih pekarangan dan dibawa pas naik gunung hehe..

  6. Q-thrynx 28/12/2011

    bersih-bersih semak pake kukri pasti karena nggak punya arit ya Yen? 😀

  7. christin 28/12/2011

    lekukan di pangkal itu fungsinya buat apa ya? kukira buat bukaan botol tapi kayaknya bukan…

  8. Yeni Setiawan 29/12/2011 — Post Author

    @Q-thrynx
    Hooh mas, adanya malah clurit :'(

    @kitin
    lekukan itu disebut sebagai cho. secara spiritual adalah lambang dewa siwa, secara fungsional (katanya) untuk mencegah darah mengalir ke gagang kukri.

  9. Jauhari 31/12/2011

    Bentukke Lucu mas.. tapi ketoe sekali tebas beres…..

  10. detnot 04/01/2012

    saya jadi teringat

  11. detnot 04/01/2012

    wew komen saya kepotong…
    “saya jadi teringat mendiang kakek saya yang begitu sayang sama golok-goloknya”

  12. ngodod 15/01/2012

    ini Kukri ane pake buat cungkil2 tanah pas naik gunung di Merbabu. dengan meminta maaf terlebih dahulu sama empunya, lewat kontak batin (yang gagal).

Leave a Reply

© 2022 sandalian.com

Theme by Anders Norén