Gak Penting

Satu Lagu Berbagai Rasa

Saya tidak punya kriteria aneh-aneh untuk suatu musik/lagu agar bisa saya sukai, pun juga saya tidak pilih-pilih kategori musik/lagu. Yang penting asyik di telinga saya, maka jadilah dia musik/lagu yang saya suka. Saya akan lebih tertarik jika lagu tersebut dinyanyikan oleh beberapa orang dengan style yang berbeda.

Misalnya lagu Fly Me To The Moon, saya menyimpan versi Frank Sinatra, Utada Hikaru dan satunya entah siapa yang menyanyikan (digunakan di anime Evangelion). Begitu juga untuk lagu Girl From Ipanema, Por Una Cabeza dan beberapa lainnya.

Tak ketinggalan lagu-lagu yang dinyanyikan ulang oleh grup musik Gregorian dengan irama ala nyanyian gereja. Soal ‘ala nyanyian gereja’ itu saya rada ngawur, saya ga tau pasti itu irama gereja atau bukan karena saya belum pernah masuk ke gereja kecuali ketika motret acara pernikahan beberapa tahun yang lalu dan berteduh di empernya ketika kehujanan.

Sebenarnya saya juga mendapatkan tugas dari Mbak Shinta tetapi malah saya posting apa yang terlintas di kepala ini terlebih dahulu. Sudah tersimpan di draft tetapi belum saya publish, tunggu ya Mbak πŸ™‚

20 comments on “Satu Lagu Berbagai Rasa

  1. Bener terutama kalo yg ngedaur ulang alirannya beda bgt ma yg aslinya, kaya me first n gimmie2.. Kacau tp enak dicerna

  2. Kalo nyanyiinnya sama-sama bagus sih gapapa ndal, seperti Save the last dance yang jadi asik banget dibawain Buble.

    Tapi aku kecewa berat ama lagu2 bagus yang diremake ama Westlife. πŸ˜€

  3. belum pernah denger tuh lagu ‘fly me to moon’, kalau utada hikarunya sih dulu suka dengerin lagunya

  4. The girl from ipanema itu enaknya didengarkan bukan untuk dinyanyaikan, apalagi yg request pas karaoke kelayapan pas lagu ini diputar 😐

  5. walah khlo aku sih apa aja musiknya ayo2 aja..

    yang penting pas n enak dengar…

    gregorian, aku seneng banget dengere….

  6. Salam,
    Pa kabar? Lama ngga mampir.
    Semua versi ok banget. Asal jangan dangdut ato campur sari kali ya..:)

Leave a Reply