sandalian.com


Kenapa banyak masjid menjadi Poke Stop?

15 July 2016 07:30:59 WIB, under category Gak Penting

Netizen heboh karena banyak masjid yang tiba-tiba menjadi Poke Stop, tempat pemain game Pokemon Go mendapatkan barang-barang (dalam bentuk maya tentunya) yang dibutuhkan di game yang lagi ngetren ini.

pokemon-go-error-terus

Kalangan pencinta teori konspirasi beranggapan bahwa hal ini adalah perbuatan pihak asing yang ingin memetakan persebaran masjid di Indonesia dan mengubah fungsi masjid dari tempat beribadah menjadi tempat bermain belaka. Alias menghancurkan generasi muda Indonesia.

Saya geli membaca pendapat tersebut. Insecure kok nggak mikir-mikir sih?

Gini lho Mas, Mbak, Pakdhe, Budhe…

Sebelum munculnya game Pokemon Go, perusahaan pembuat game bernama Niantic ini membuat sebuah game lain bernama Ingress. Belum pernah denger? Nggak papa kok, game tersebut memang tidak terlalu terkenal di kalangan umum.

Game ini dibuat dengan salah satu tujuannya memetakan persebaran koneksi dan sinyal internet di muka bumi. Pemain Ingress bisa menjadikan sebuah tempat di peta menjadi portal di dalam game. Kemudian pemain lain bisa datang ke lokasi tersebut dan “menyerang” portalnya.

Salah satu syarat pembuatan portal di game Ingress adalah dengan melampirkan foto suatu landmark di lokasi tersebut. Bisa berupa tugu, patung, gapura, atau penampakan fisik yang menonjol lainnya. Karena umumnya masjid berbentuk bangunan tinggi maka banyak pemain Ingress yang menjadikan masjid sebagai portal.

Portal berbentuk masjid umumnya lebih rame daripada yang berbentuk gapura misalnya. Hal ini karena lebih banyak orang yang sedang mampir ke masjid dan main Ingress daripada orang nongkrong di dekat gapura.

Nah, ketika Niantic membuat game Pokemon Go ini mereka menggunakan data dari peta di game Ingress untuk menampilkan situs-situs dalam game, salah satunya untuk lokasi Poke Stop.

Demikianlah sedikit penjelasan dari saya. Untuk yang masih ngga terima dengan banyaknya masjid menjadi Poke Stop, silakan diambil nilai positifnya saja.

Kalau disuruh milih, lebih suka lihat orang datang ke tempat ibadah atau ke tempat maksiat?


5 Comments so far..

  1. Luthfi Hanif
    15 July 2016, 11:30:02 WIB

    Anda luar biasa šŸ™‚

  2. kangrudi5
    15 July 2016, 16:48:30 WIB

    Konspirasi memang menarik

  3. Rudiharto PW
    15 July 2016, 16:49:25 WIB

    Konspirasi memang menarik.

  4. pasoso
    16 July 2016, 03:36:41 WIB

    Siapa yang tahu malah jadi pengen shalat

  5. Bahtiar
    17 July 2016, 11:18:15 WIB

    Siapa tahu mereka akan sholat dan meninggalkan permainan pokemon Go ini. Dengan itu teori konpirasinya jadi tidak benar.

RSS for comments TrackBack URL

Leave a comment or two

Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>