Bulan bukan perawan

Full moon
Barusan dari burjo (warung bubur kacang ijo, tapi juga jualan banyak makanan lain selain burjo) mencari pengganjal perut. Di jalan menuju burjo iseng saya memandang langit. Di timur ada bintang kejora (venus-kah?) dan di ujung barat ada bulan purnama, saya terdiam sesaat..

Setiap saya melihat bulan purnama saya lalu teringat pada filem Sailormoon saya hanya bisa terdiam lalu bertanya kepada Tuhan, apakah pada saat yang sama ada orang lain yang melihat bulan yang sama di suatu tempat di bumi ini? Hei nona, apakah kamu melihat bulan yang sama dengan yang kulihat pagi ini?

Maaf gambar bulannya kurang bagus, lagipula bukan gambar yang saya ambil pagi ini. Itu gambar bulan di suatu April tahun 2005 yang lalu, saya ambil dari sebuah warung nasi goreng pinggir jalan di di daerah Sosrowijayan, belakang/sebelah Circle K Malioboro.

17 thoughts on “Bulan bukan perawan

  1. ati2 kang… jangan mandangin bulan purnama lama2 . .ntar sampeyan berubah kembali ke wujud semula lho.. .

  2. nona itu sama dengan sweet girl di blog satunya jeng ? hoho..

  3. hem……..aku sering meliat bulan dan pertanyaanku jg sering gitu …tapi aku g gitu terlalu serius untuk mempertanyakannya, karna itu membuat terdiam dan selalu termenung, jika seandainya emang sama waktu yg kita lihat, mungkin aq aingin sekali mengenal dia lebih jauh ^_^

Leave a Reply