23/07/2007
Opera

5 things i’d like to see in Opera

Setelah ketiban sampur dari Om Phill Ryan (atau Opera Indonesia?) untuk menuliskan 5 hal yang saya ingin ada di Opera, maka saya harus menuliskan 5 (lima) hal yang saya ingin ada di Opera ^_^

Setelah ini, saya akan coba menuliskannya di blog Opera saya, dalam Bahasa Inggris tentunya. Ok, here we go now:

  1. Speed dial, bookmark, RSS feeds, akun email dan segala setingan tersimpan dalam suatu file/folder khusus yang bisa dirubah oleh user. Sehingga ketika saya make Opera di Windows, bisa menggunakan setingan, bookmark, speed dial, dan lain-lain yang telah saya buat di Linux, demikian juga sebaliknya.
  2. Blogging tool, adalah sangat mantab jika Opera mau mengadopsi kemampuan Flock.
  3. Saya pengen bisa merubah value user-agent di Opera dengan menambahkan user-agent sesuai keinginan saya sendiri.
  4. Ganti shortcut untuk view source! Saat ini view source menggunakan Ctrl+F3, padahal di Linux (tepatnya XFCE yang saya gunakan) Ctrl+F3 digunakan untuk pindah ke desktop nomer tiga.
  5. DOM inspector yang lebih bagus lagi ^_*

Selanjutnya saya mendaulat… siapa ya enaknya… Siapapun Anda, entah manusia, demit, ayam, hantu atau apapun, selama Anda menggunakan Opera, hayo sebarkan rantai ini!

Oh iya, sampur adalah selendang yang digunakan oleh penari jawa. Saat mengajak tamu untuk menari, mereka akan mengalungkan selendang/sampur tersebut ke leher si tamu dan menariknya ke tengah arena menari. Jadi ketiban sampur bisa diartikan sebagai “didaulat”.

8 thoughts on “5 things i’d like to see in Opera
  1. untung saya ngga dapet sampur…
    soale yang saya pengin cuman satu aja seh
    saya pengin opera bisa melakukan sorting secara desc ato asc terhadap poto2 berdasarkan kecantikan nya

  2. kalo boleh saya tambahkan.
    1. Sudah include dengan annonymous surfing
    2. Mouse Gesture di rubah dengan Hand Gesture πŸ˜€

    skg aku kaya mulai pindah jalur.. jd ntar aku ikut sebarin rante (paku di sebarin juga gak.. biar tambal ban laris hehe)

  3. dikeluarkan sebagai opera masak user-agentnya namanya beda

    dom inspector sebenernya sangat mudah dibuat karena material utamanya adalah javascript itu sendiri, cuma nanti jangan kaget kalo setiap browser punya dom object yang berbeda beda. sebenernya saya juga mo keluarkan beberapa waktu lalu, tapi ie pada suka gak.

Leave a Reply