Pendahulu dan Penerusnya

July 16, 2008 | Sejarah Keren

Joko Tarub, atau di tempat saya lebih dikenal sebagai Ki Ageng Tarub terkenal karena riwayat dia mencuri/menyembunyikan pakaian bidadari sehingga beliau berhasil memperistri bidadari tersebut.

Kemudian Ki Ageng Selo yang terkenal karena kesaktiannya sehingga mampu menangkap petir dan mengikat petir tersebut di dahan pohon Gandrik ternyata juga mempunyai sisi cerita menarik yang berkaitan dengan perempuan.

Yaitu bahwa dia menyukai istri dari seorang dalang yang bernama Ki Bicak, yang parasnya cantik rupawan. Kemudian demi mendapatkan istri Ki Bicak tersebut, akhirnya Ki Ageng Selo membunuh Ki Bicak dan memperistri Nyi Bicak.

Duh, pendahulu-pendahulu saya saja seperti itu, lalu bagaimana dengan saya yang menjadi penerusnya ini? 😀

* Bengong sambil mendengarkan lagu Julio Iglesias, To All The Girls I’ve Loved Before *

16 comments

This post has 16 comments, nice!

  1. kambingkelir 16/07/2008 at 01:05

    kalo Kigendeng terkenal gendengya trus kalo ki Sandals terkenal ………
    di ajak pacaran mlayuuuuu

  2. kambingkelir 16/07/2008 at 01:09

    Penerus ken arok pada jadi raja raja jawa hiks tapi ( ken arok dulunya perampok)

  3. Bagas 16/07/2008 at 02:04

    Eh iki menceritakan kalau kamu lagi merebut istri orang?

    Nyebut Yen, nyebut…

    *nyamar jadi pohon Gandrik*

  4. Yeni Setiawan 16/07/2008 at 02:18

    @Bagas
    Ngece kowe, justru istri orang yang lagi ngejar-ngejar aku!
    *halah*

  5. pengki 16/07/2008 at 03:14

    jadi ? udah dapet berapa jeng ?

  6. Mengalir Darah Perampok « Gunung kelir’s Weblog 16/07/2008 at 03:24

    […] , malam ini terhenti saya oleh tulisan mas Yeni dalam judul yang menarik dan mengulas tentang pendahulu dan penerusnya Kemudian teringat saya pada tulisan Mbah slamet tentang mafia selangkangan dan se abrek kebobrokan […]

  7. detnot 16/07/2008 at 08:47

    intinya sampeyan sedang di incer suami orang jeng?
    *kedip2

  8. ngodod 16/07/2008 at 10:50

    ato dirimu lagi dikejar2 tukang kredit..?

  9. waterbomm 16/07/2008 at 10:52

    […]Duh, pendahulu-pendahulu saya saja seperti itu, lalu bagaimana dengan saya yang menjadi penerusnya ini? :D[…]

    yang pasti akan lebih dari itu ya khan jeng ???

  10. MaNongAn 16/07/2008 at 12:07

    Sejarah adalah cermin agar kita bermawas diri untuk menjalani hidup, suatu hal yang sangat BODOH apabila kita mengikuti kesalahan dan perbuatan tercela yg sudah di ungkapkan oleh maa lalu. Legenda merupakan suatu BUDAYA cerita-cerita masa lalu, ambil hikmah dan ikuti langkah-langkah yang baiknya saja.

    .::he509x::.

  11. sluman slumun slamet 16/07/2008 at 12:16

    ohhh maksude kalo nenek moyang kita suka selingkuh gitu…

  12. ekowanz 17/07/2008 at 00:39

    kak kita pacaran domz…..

  13. mantan kyai 23/07/2008 at 14:38

    kalo gitu gak salah kalo sekarang ada mafia selangkangan

  14. Mewarisi Darah Perampok 29/12/2008 at 12:23

    […] malam ini terhenti saya oleh tulisan mas Yeni dalam judul yang menarik dan mengulas tentang pendahulu dan penerusnya […]

  15. Sandal Lily 30/12/2008 at 01:43

    Walaupun tidak mesti anak cucu itu sifatnya seperti nenek moyangnya, sepertinya sangat baik kita berkaca…

  16. paman tyo 30/12/2008 at 08:28

    moyang ya moyang, kita ya kita. kalo sama2 suka nikmat duniawi ya kebetulan eh harus. 😀

 

Leave a comment

Allowed tags are: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>