Kopi

Menikmati Kopi Enak & Murah Setiap Hari

Salah satu kriteria kopi enak bagi saya adalah kopi tersebut dibuat dari biji kopi yang baru digiling beberapa saat sebelum diseduh menjadi segelas kopi hangat dan nikmat.

Rasa dan aroma kopi akan tetap terjaga hingga sekitar 20 menit setelah biji kopi digiling menjadi bubuk kopi. Karena itu penting untuk menggiling kopi beberapa saat sebelum diseduh.

Namun banyak orang menganggap cara ini cukup mahal dan memakan banyak waktu, lalu akhirnya memilih membuat kopi dari kopi bubuk yang telah digiling sejak dari pabrik, entah berapa bulan yang lalu.

Padahal menikmati kopi enak tidak harus mahal, bahkan bisa sangat murah (meskipun tidak semurah minum kopi instan).

Untuk memenuhi persyaratan yang saya sebut di awal tulisan, ada dua hal utama yang mempengaruhinya, yaitu biji kopi dan penggiling kopi.

Biji Kopi

Untuk biji kopi, jenis arabika, umumnya dijual dalam keadaan sudah matang (sudah disangrai) dengan harga sekitar 40-250 ribu per 250 gram. Untuk lebih mudahnya, kita ambil harga 60 ribu per 250 gram.

Dengan asumsi rata-rata pembuatan kopi per gelas membutuhkan 15 gram kopi, maka sebungkus biji kopi tersebut tersebut menghasilkan 16 gelas kopi. Atau sekitar Rp. 3.750 per gelas kopi. Jauh lebih murah jika dibandingkan dengan nongkrong di warung kopi, bukan?

Ingin lebih murah lagi?

Belilah kopi beras atau biji kopi mentah (green bean) dan sangrai sendiri di rumah menggunakan wajan. Bisa menggunakan wajan biasa maupun wajan teflon.

Harga kopi beras sekitar 100-150 ribu per kilogram, setelah disangrai mungkin akan menyusut menjadi 900-an gram. Dengan perhitungan di atas, 15 gram per gelas kopi, kita hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp. 1.600 per gelas kopi. Hampir sama dengan harga kopi instan!

Percayalah, tidak perlu menjadi ahli dalam menyangrai kopi untuk keperluan pribadi. Karena rasa adalah selera, kita bisa bebas bereksperimen untuk menemukan rasa kopi yang kita suka tanpa perlu berpikir apakah orang lain akan menyukainya atau tidak.

Penggiling Kopi

Penggiling kopi manual (hand grinder) banyak dijual di pasaran dengan harga bervariasi, mulai 300 ribu hingga sekian juta. Jika masih merasa berat untuk mengeluarkan uang untuk membeli penggiling kopi, kita bisa menggunakan blender untuk menggiling biji kopi.

Jangan terpengaruh dengan perkataan bahwa penggiling kopi yang bagus harus begini dan begitu, gunakanlah apa yang ada terlebih dahulu dan mulailah menikmati segelas kopi hasil roasting dan brewing sendiri.

Saat baru mulai, kecil kemungkinan kita akan mengetahui perbedaan rasa kopi yang digiling dengan penggiling bagus atau sekedar menggunakan blender listrik rumahan.

11 Comments

  1. Mas Yeni, terimakasih atas artikelnya..
    mohon infonya adakah toko online yang recommended yang jual biji kopi seperti yang mas Yeni maksudkan di artikel ini? thanks

  2. Kurotagusu

    Pengen bisa kayak gitu
    Mentok kopi kapal ketik di rebus sekalian ma airnya trus satu gelas rame rame. Rutinitas pagi ma malem.

  3. Comment by post author

    @banghen:
    Coba ke salah satu warung online ini Mas: philo.coffee, maharaja.coffee, atau madrecoffee.com.

  4. Mohon doanya, dua tiga minggu lagi saya buka warung kopi di Semarang.
    Mohon ijin juga, tulisan ini akan saya sadur ke dalam leaflet di warung saya. Terimakasih sebelumnya…

  5. Comment by post author

    @Andy MSE
    Wih mantab Mas, semoga sakses.

  6. Wah kayaknya masnya pecinta kopi sekali..
    saya juga doyan kopi, sayangnya setiap habis ngopi, perut jadi agak-agak rewel dan ngajak mojok di kamar mandi…

    tapi tetep….ngopi jalan terus 😀

    salam kenal mas
    🙂

  7. @IKURNIAWAN
    Salam kenal juga Mas, saya sering baca blognya situ lho 😀

  8. Nice artikel mas … 🙂
    barangkali pengen cobain kopi kopi jadul dari Bandung kayak kopi aroma, kopi javaco, kopi kapal selam bisa mampir di lapak saya mas

  9. Terimakasih atas artikelnya nya mas..

  10. Apabila ingin membeli Mesin Kopi, Alat Kopi monggo bisa dicek di website Serviamo.com

Leave a Reply