sandalian.com


Sekilas Quark Mini 123

09 September 2011 02:31:55 WIB, under category Gak Penting

Yap, sesuai tulisan saya sebelumnya, kali ini saya akan menulis mengenai EDC baru saya: sebuah senter imut, Quark Mini 123.

Quark Mini 123 di dalam kardus

Mari kita keluarkan senter tersebut dari kardusnya..

Isi dalam kemasan

Isi di dalam kemasan adalah senter, sebuah baterai CR 123, lanyard/gantungan, buku petunjuk, dan sebuah O ring tambahan (di dalam kantong plastik kecil).

Senter ini menggunakan baterai CR 123 yang ukurannya lebih pendek dibanding baterai AA.

Meski lebih pendek, baterai ini mempunyai tegangan 3 volt, dua kali lipat dibanding baterai AA yang hanya 1.5 volt. Karena tegangannya lebih tinggi, maka senter ini akan lebih terang dibanding senter dengan seri yang sama namun menggunakan baterai AA (Quark Mini AA).

Berikut ini perbandingan ukuran senter dan baterai CR 123 (tengah) terhadap baterai AA (kanan). Lebih pendek dan sedikit lebih chubby bukan?

perbandingan dengan baterai AA

Karena ukuran senter yang cukup kecil, membuat senter ini cukup nyaman untuk dipegang..

senter dalam genggaman

digenggam lagi

Selain nyaman dipegang, tentu saja senter sekecil ini juga sangat nyaman untuk dikantongi.

Senter ini mempunyai 3 level keterangan, eh, maksudnya tingkat terangnya ada 3 level. Cara menyalakannya adalah dengan memutar head senter searah jarum jam, dan bisa dimatikan dengan memutar head senter berlawanan arah jarum jam.

Sedangkan untuk berganti mode/level, caranya dengan dihidupkan, dimatikan, lalu dihidupkan kembali secara cepat (di bawah dua detik), urutannya adalah Low – Medium – High. Jika senter mati lebih dari dua detik, saat dihidupkan akan kembali ke level paling redup.

Jika ada yang penasaran dengan spesifikasi senter ini, langsung baca dari buku petunjuknya saja yaaa..

spesifikasi

Output tertinggi (high mode) adalah 180 lumen. Sebagai gambaran seberapa terang 180 lumen, kemarin saya mencoba menyalakan lampu motor (Suzuki Shogun SP 125) dan di-gas agar lampunya menyala terang. Lalu sorot lampu di tembok saya “timpa” dengan lampu senter ini. Dan sorot lampu dari motor Shogun tidak lagi terlihat di tembok tersebut.

Sayangnya senter ini tidak boleh menggunakan baterai rechargeable, sehingga saya harus membeli beberapa baterai CR123 tambahan untuk stok.

Sedikit cerita, senter ini saya dapatkan dari 4Sevens setelah sekian lama menabung *halah*. Dengan harga 39 dolar, ditambah 3 dolar untuk asuransi (opsional), akhirnya senter tersebut dikirimkan ke alamat yang saya berikan tanpa ongkos kirim sama sekali.


No comments yet, dooh!

Wohaa, no comments yet. You can say Pertamax :p

RSS for comments TrackBack URL

Leave a comment or two

Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>