Pisau Sebagai Alat Bela Diri?

May 24, 2016 | Daily, To Think Of | , , , ,

Karena hampir selalu membawa pisau kemanapun saya pergi, beberapa orang beranggapan bahwa pisau tersebut adalah alat bela diri yang saya siapkan jika sewaktu-waktu shit happens. Sebuah “tuduhan” yang bukan tanpa alasan, mengingat banyaknya film perang yang sering kita lihat sejak jaman kecil dulu.

senter dan pisau sebagai everyday caryy

Mumpung lagi gak ada bahan ngeblog, baiklah akan saya ceritakan alasan saya membawa alat potong tersebut hampir setiap hari bersama saya.

(more…)

4 comments


Mukri

December 27, 2011 | To Think Of | ,

Namanya Mukri, hanya dua suku kata, kakak laki-laki dari Ibu saya dan saya panggil Pakdhe. Lahir entah tahun berapa, selisih beberapa tahun dari ibu saya yang lahir tahun 1953.

Sejak saya kecil, Pakdhe Mukri ini kalau siang bertani di sawah dan malamnya berprofesi sebagai dukun pijat di desa. Namun kata ibu saya, jaman dulu Pakdhe Mukri pernah berprofesi sebagai tukang servis radio. Kalau tidak salah sekitar tahun 80-an, waktu itu radio masih lebih besar dari kotak sepatu.

Tapi saya masih terlalu kecil waktu itu, jadi begitu “njowo” saya hanya tahu bahwa Pakdhe Mukri adalah tukang pijit di desa. Pasiennya adalah masyarakat desa tempat kami tinggal.

(more…)

5 comments


Candi Sukuh di Purwodadi?

June 19, 2010 | Sejarah Keren, To Think Of | , , ,

Saya tadi sedang kelayapan di dunia antah-berantah, kemudian menemukan tautan dari sebuah website dari Belanda yang menyimpan banyak foto-foto dari jaman kolonialisme.

Iseng saya masukkan kata kunci “grobogan”, nama kabupaten tempat orang tua saya tinggal, dan kagetlah saya karena ada 28 foto yang muncul di halaman tersebut. Dan yang paling bikin saya penasaran adalah munculnya foto sebuah candi dengan keterangan “Tempel te Soekoeh bij Poerwodadi” atau “Candi Sukuh di Purwodadi”.

Candi Sukuh

Saya jadi penasaran, jangan-jangan orang Belanda ini salah dalam memasukkan kategori foto atau mungkin dahulu kala negatif fotonya tertukar dengan dokumentasi perjalanannya ke Tawangmangu? Atau bisa jadi ada cerita berbeda mengenai candi ini yang tidak saya ketahui.

Saya  telah meninggalkan komentar di halaman tempat foto tersebut ditampilkan, semoga ada balasan.

Note: gambar di atas merupakan screenshot layar dari tampilan halaman ini, foto Candi Sukuh pada tahun 1930.

8 comments


Buku Yang Terbujur Kaku

April 6, 2010 | To Think Of |

Awal-awal bekerja dahulu, saya selalu berusaha menyempatkan membeli satu buku setiap usai menerima gaji. Waktu itu paling sering berburu buku tentang komputer. Tetapi sejak saya menyadari bahwa banyak buku-buku lokal yang ternyata hanya terjemahan belaka, atau tulisan ala kadarnya, maka jenis buku yang dicari menjadi berbeda.

Tapi itu duluuu. Iya, dengan beberapa huruf “u”.

Sekarang keadaan berbeda, buku-buku terbujur kaku di rak. Jangankan membeli buku baru, buku berjudul Muhammad tulisan Karen Armstrong yang saya beli beberapa tahun yang lalu saja belum selesai saya baca. Mengerikan.

Dan akibat tidak pernah membaca buku lagi, otak rasanya jalan di tempat, bahkan berhenti. Ini lebih mengerikan.

Kasihan buku-buku itu, menunggu untuk dibaca sedangkan saya sok sibuk dengan urusan dunia.

10 comments


Gara-Gara Obeng

August 2, 2009 | To Think Of

Cukup menarik juga mengikuti perkembangan kasus foto blog bushro di tulisan Ndorokakung tentang adanya obeng di sidebar blog tersebut. Umumnya tanda obeng itu muncul ketika seseorang dalam keadaan login ke halaman blog yang bersangkutan. Karena itu, Ndoro dalam tulisannya sempat bertanya-tanya bagaimana Detik bisa mendapatkan skrinsyut blog dengan gambar obeng tersebut.

Saya tidak berasumsi bahwa Ndoro beranggapan ada orang di dalam Detik yang melakukan hal tersebut, tetapi mungkin Ndoro beranggapan ada orang yang mengirimkan foto tersebut ke Detik (seperti misalnya pihak Al Qaeda mengirimkan video ke CNN). Dengan demikian akan bisa dilacak pemilik blog tersebut begitu mengetahui siapa pengirim foto skrinsyut itu ke Detik.

Tetapi komentar-komentar yang muncul malah berbelok, seolah Ndoro menuduh bahwa pihak Detik yang membuat foto (dan atau blog tersebut). Aduh, blogger itu memang terlalu banyak jenisnya, ada yang hobi mikir lalu nulis, tapi ada juga yang cuma hobi nulis.

(more…)

26 comments


Statistik Pembuat Resah

June 26, 2009 | To Think Of

statistik website

Gambar di atas adalah statistik salah satu website mainan saya, pernah melejit naik namun tiba-tiba anjlok. Pertanda terlalu sibuk atau terlalu malas?

10 comments


Indonesia dan Israel?

June 2, 2009 | To Think Of | , , , , ,

screenshot us-israel.org

Sejak pertama mengetahuinya saya selalu bertanya-tanya, kenapa situs ini menggunakan peta Indonesia dengan beberapa titik merah di dalamnya? Tampilannya memang mirip situs yang domainnya expired dan diparkir, tetapi yang ini agak beda. Sepertinya disengaja tampil seperti itu.

Ada yang membisiki saya bahwa negara kita turunan Nabi Nuh, yang berarti adalah saudara tua mereka orang Israel yang keturunan dari Ibrahim itu. Tapi bener enggaknya saya nggak tahu, ada yang tahu mungkin?

30 comments


Humanized

January 7, 2009 | To Think Of

Dalam sejarah kehidupan saya yang baru seperempat abad ini, saya merasa bahwa menjadi manusia adalah tugas yang cukup berat. Bukan karena kewajiban-kewajiban yang dibebankan melainkan usaha untuk menjaga agar badan dan jiwa ini layak disebut sebagai manusia.

Secara fisik, badan saya ini tidak jauh berbeda dengan hewan. Ada daging, tulang, otak, mata, kepala, hidung, ekor, kaki.. hampir sama persis. Saya rasa, satu-satunya hal yang membedakan hanyalah adanya akal pikiran, yang membuat kita mampu membuat peradaban.

Dan satu lagi yang tak kalah pentingnya adalah hati nurani. Saya tak tahu apakah binatang punya hati nurani apa enggak, mungkin saja punya. Nyatanya beberapa jenis binatang bisa sangat pengasih terhadap anaknya, saya yakin itu bukan sekadar –apa yang dinamakan– insting. (more…)

24 comments


Guruku Seribu

November 25, 2008 | To Think Of

Saya cukup kaget pagi tadi melihat RSS reader di browser Opera saya demi mendapati Arya meng-update blog-nya. Ternyata tentang guru jaman dia SMA, saat itu saya baru sadar bahwa hari ini adalah peringatan hari guru. Sebuah gelar yang cukup sakral menurut saya, karena tidak semua orang mampu menjadi guru.

Kemudian saya dapati juga tulisan Zen sang penyembah pepohonan dan tulisan Pito yang juga membahas sosok guru yang melekat dalam kepala dan hati mereka. Semuanya sungguh menarik, bagaimana sosok guru bisa menginspirasi dan merubah hidup seseorang. Karena untuk itulah gelar ‘guru’ layak mereka sandang. Tentu saja guru-guru tersebut tidak pernah sekalipun ingin dianggap hebat, tapi karena mereka memang hebat.

Meskipun kata guru itu bisa merujuk ke manusia atau binatang atau benda apapun, namun ada sesosok guru yang cukup melekat di kepala dan benak saya. Guru Bahasa Inggris ketika saya kelas 1 SMU, namanya Pak Santoso Pamungkas, biasa dipanggil Pak San. Dalam mengajar beliau tidak hanya mengajari grammar tetapi cenderung budaya dan kultur, sehingga pemahaman Bahasa Inggris lebih terasa.

Selain itu beliau juga terkenal karena mempunyai kelebihan spiritual. Saya paling senang mendengar cerita beliau soal hal-hal spiritual yang beliau alami, sangat menarik. Dan yang paling penting, dia mengajari bagaimana memperlakukan ladies in a proper way. Keren!

Oke Pak San, semoga saat ini Anda nggak di surga atau neraka melainkan di tengah-tengahnya, sukur-sukur sedang leyeh-leyeh di samping Tuhan, seperti yang pernah Anda katakan ketika bercerita tentang kehidupan setelah mati yang Anda harapkan.

12 comments


Kenapa Harus Khawatir?

November 12, 2008 | To Think Of

Hujan turun semakin deras dan saya terjebak di bawah atap sempit, batas antara basah dan kering begitu tipis. Ah tapi sepertinya saya tidak terjebak, hujanlah yang terjebak karena tidak bisa menyentuh tubuh ini ha.ha.

Kawan, kalau kita tidak bisa merubah cuaca dari hujan menjadi tidak hujan, kenapa tidak merubah cara berpikir kita bahwa hujan ini sebenarnya yag terbaik bagi kita? Banyak orang merana karena tidak mau menerima kenyataan bahwa hujan itu indah, mereka bersikukuh bahwa kering itu indah dan hujan hanya dibutuhkan sesekali saja. Ah, pantas saja mereka merana. (more…)

23 comments