Panduan Pengamatan Gerhana Matahari Total

March 8, 2016 | Sejarah Keren | , , , , , ,

Udah pada tahu kan kalau besok bakal ada gerhana matahari total? Gerhana matahari total ini adalah peristiwa yang cukup langka karena terakhir terjadi di Indonesia pada tahun 1983, 33 tahun yang lalu!

stockvault-eclipse-patterns135749
Sumber foto: Stockvault

Nah, agar tidak ketinggalan fenomena langka ini, silahkan menyimak panduan pengamatan gerhana matahari total yang akan saya tulis sesingkat mungkin.

Bangun Pagi

Gerhana akan mulai pukul 06:20 hingga 7:30 WIB, karena itu  wajib hukumnya untuk bangun lebih pagi. Jangan lupa mencari tempat strategis untuk pengamatan gerhana, bisa di jembatan, atap rumah, atau memanjat pohon (jika bisa).

Kacamata Gerhana

Kacamata gerhana ini wajib hukumnya agar mata kita tidak rusak karena terpapar sinar matahari yang berlebihan. Jika tidak punya, Anda bisa membuat kamera lubang jarum atau alat pengamat gerhana sederhana lainnya. (more…)

3 comments


Ketrampilan Wajib Masa Kecil

October 27, 2015 | Sejarah Keren | , , , , , ,

Sebagai anak desa yang tumbuh dan besar di sebuah desa kecil di daerah aliran Sungai Lusi, ada beberapa ketrampilan yang pada jaman dahulu “wajib” saya kuasai agar ngumumi dengan teman-teman sepermainan.

Ketrampilan-ketrampilan ini biasanya ditularkan dari satu orang ke orang lain, baik secara langsung maupun secara ghoib dengan metode “katanya”. Ada yang saya pelajari dari teman sepermainan, ada pula yang saya curi ilmunya dari bapaknya teman.

Penasaran dengan ketrampilan-ketrampilan yang pada jaman saya kecil seolah menjadi kurikulum wajib? (more…)

5 comments


Camping Pertama Lumen

November 3, 2014 | Sejarah Keren | , , ,

Dahulu, kami pernah berjanji ke Lumen untuk camping kalau umurnya sudah 3 tahun. Dan awal bulan ini, jadilah keluarga kecil kami camping dua hari satu malam di Cemoro Sewu, lereng Gunung Lawu.

kemping01

Si bayi sangat antusias, begitu juga kami. Segala persiapan dilakukan agar si bayi merasa nyaman saat di hutan, termasuk membeli kasur angin sehari sebelum berangkat. (more…)

16 comments


Antobilang Kawin

September 23, 2014 | Sejarah Keren

mobil kawinan antobilang

Jika Anda mengaku sebagai seorang blogger dan belum pernah mendengar nama Antobilang, maka status kebloggeran Anda patut dipertanyakan.

(more…)

15 comments


Pengalaman ikut gathering klub survival

April 23, 2014 | Sejarah Keren | , ,

All my bags are packed

Saat ini, siapa saja bisa mengalami keadaan yang mengharuskan untuk bertahan hidup dengan segala cara yang biasa disebut dengan istilah survival. Tak hanya pendaki gunung atau penjelajah hutan lho, penumpang pesawat juga harus siap dengan resiko “hilang” di antah-berantah.

Dari kacamata itulah maka pada long weekend tanggal 29, 30, dan 31 Maret kemarin saya memanfaatkan hari libur tersebut untuk bergabung dalam acara gathering suatu klub survival yang saya temukan di Facebook. Acara dilangsungkan selama 3 hari dan 2 malam di lereng Gunung Merapi.
(more…)

8 comments


Ruwahan

June 29, 2013 | Sejarah Keren

Sejak tiga hari yang lalu istri saya sudah berpesan agar hari kemarin Jumat ini saya cepetan pulang dari tempat kerja. Katanya akan ada kenduri dii rumah Pak RT dalam rangka ruwahan.

Ruwahan dari asal kata Ruwah, yaitu nama bulan (Bahasa Jawa) sebelum bulan Poso (Ramadhan). Di Jawa, umumnya orang-orang mengadakan kenduri untuk menyambut datangnya bulan puasa.

Bedug maghrib saya sudah sampai di rumah. Saat akan cuci muka, pintu rumah diketuk oleh Mas Agus yang ngajak barengan ke rumah Pak RT. Rumah Pak RT ini letaknya persis di depan rumah tempat saya ngontrak.
(more…)

5 comments


Nama-Nama Petir

January 25, 2013 | Sejarah Keren

Kemarin tidak sengaja membaca status/foto Mas Andy di Facebook mengenai komputer di Internet For Kids yang tersambar petir. Di situ disebutkan mengenai petir paju, dan ingatan saya langsung berputar ke belakang, ke jaman kecil dulu saat masih sering main di rumah tetangga.

Saya ingat bahwa waktu itu tetangga saya, saya lupa persisnya tetangga yang mana, menyebutkan mengenai dua jenis petir. Salah satunya adalah petir paju. Dalam ingatan saya, sepertinya dulu tetangga saya menyebutnya dengan petir taju.

Menurut cerita yang saya dengar, ada dua jenis petir yang berhasil dikenali, yaitu “petir paju/taju” dan “petir jarang“. Lalu apa perbedaan dari dua jenis petir tersebut?

Petir paju/taju tersebut kalau menyambar pohon atau benda lain, akan menimbulkan kerusakan fisik secara jelas, baik itu berupa terbakar, gosong, patah, terbelah, atau hancur. Sepertinya ini jenis petir paling sering beraksi, atau bisa jadi sebenarnya sama-sama sering tetapi petir paju/taju ini paling terlihat kerusakannya.

Sedangkan petir jarang, tidak menimbulkan bekas apapun. Hanya saja lama-kelamaan pohon yang tersambar petir tersebut akan layu dan mati. Sepertinya inilah asal dari kata “jarang“, yang dalam Bahasa Jawa artinya adalah air panas. Jadi pohon seperti disiram air panas lalu mati layu.

Apakah pengkategorian petir ini ada dasar ilmiahnya? Semoga ada ahli perpetiran yang bisa menjawabnya di sini. Atau siapa tahu Gundala mampir ke sini dan bisa menjelaskan perbuatan orang tuanya.

No comment


Pindah Tempat

December 1, 2012 | Sejarah Keren

Setelah dua tahun menempati rumah kontrakan yang lama, akhirnya saya dan istri memutuskan untuk pindah ke rumah kontrakan yang lain. Tidak perlu ditulis alasannya, yang jelas Lumen sangat menyukai tempat yang baru karena banyak teman dan banyak ayam hehe.

[gambar]

Setelah kerja keras memasukkan semua barang yang ada ke dalam kardus, kami takjub karena banyaknya barang yang kami miliki. Dan beberapa hari ke depan akan kerja keras lagi membongkar kardus-kardus tersebut.

Saya membayangkan seandainya ada portal seperti di game Portal, pindahan rumah tentu akan jauh lebih cepat dan ringkas!

No comment


Foto Bledug Kuwu dari Jaman Kumpeni

August 10, 2011 | Sejarah Keren | , , , , , ,

Dari sebuah link yang diberikan oleh Pengki yang berisi foto Ranu Kumbolo di jaman penjajahan Belanda, saya lalu melakukan pencarian untuk kampung kelahiran saya, Purwodadi.

Salah satu hasilnya adalah beberapa foto Bledug Kuwu, sebuah situs mud volcano yang menurut mitos merupakan jalur keluarnya Baru Klinthing (ular raksasa yang mengaku sebagai anaknya Aji Saka) setelah berhasil membunuh siluman buaya putih di pantai selatan.

Bledug Kuwu sendiri adalah gabungan dua kata, bledug dan Kuwu. Kuwu adalah sebuah kota kecil di sebelah timur Purwodadi. Dari sebuah buku yang saya curi baca di Gramedia (lupa judulnya), konon Kuwu adalah tempat kelahiran Ken Dedes. Entah benar entah salah, saya nggak tahu.

Berikut ini empat foto yang saya temukan di website dari Belanda tersebut.

Anggota klub sejarah alam (natuurhistorische vereniging) mengunjungi pabrik garam di Kuwu

Anggota klub sejarah alam (natuurhistorische vereniging) mengunjungi pabrik garam di Kuwu.

(more…)

13 comments


Lelaki Penangkap Angin

February 9, 2011 | Sejarah Keren | , , ,

Namanya William Kamkwamba, remaja dari Malawi yang tidak bisa melanjutkan sekolah karena keluarganya tidak mampu membayar biaya pendidikan sebesar 80 dolar Amerika per tahun. Sejak saat itu dia sering mengintip ke dalam kelas untuk mengikuti pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris, hingga akhirnya diusir oleh guru kelas tersebut.

Suatu hari –pada umur 14 tahun– William menemukan buku berjudul “Using Energy” di perpustakaan sebuah sekolah dasar yang sering ia kunjungi di desanya. Dengan buku tersebut, William membangun sebuah kincir angin pertamanya tanpa pengetahuan teknis apa-apa. Pembuatan kincir angin memanfaatkan barang-barang yang ia temukan di sekitarnya seperti pipa plastik, sepeda rusak, kipas traktor dan sejumlah kawat. Sedangkan towernya dibangun menggunakan cabang pohon yang disusun sedemikian rupa.

windmill
(more…)

6 comments